Syarat dan Rukun Nikah Yang Ada di Indonesia

Syarat serta Rukun Nikah – Siapa sih yang tidak ingin menikah? tentunya di tiap negara dan tempat pasti mempunyai syarat dan rukun nikah yang berbeda-beda pula, belum lagi jika menyangkut dengan agama. Agama Islam merupakan agama yang lengkap dengan segala macam urusan, yang memiliki ketentuan dan telah diatur di dalam Al-Quran, termasuk dalam hal pernikahan. Urusan dan detail – detail pernikahan mulai dari yang sederhana sampai yang rumit sekali pun sudah diatur dalam Islam secara terperinci. Setiap orang yang normal dan dewasa pastilah menginginkan pernikahan.

Namun sebelum menikah setiap muslim hendaknya mengetahui terlebih dahulu berbagai ilmu yang harus dipersiapkan, setidaknya mengetahui syarat dan rukun nikah.

Syarat Ketentuan dan Rukun Nikah Secara Islam

rukun dan syarat nikah

Ada beberapa hal dan faktor yang dianggap penting dalam sebuah akad nikah atau pernikahan, Berikut ini rukun – rukun nikah yang perlu Anda ketahui, di antaranya :
a. Pengantin laki – laki ( suami )
b. Pengantin wanita ( istri )
c. Wali
d. Dua orang saksi lelaki
e. Ijab dan kabul ( akad nikah )

Untuk melangsungkan pernikahan, hal yang perlu dipersiapkan adalah jodoh dalam Islam tentu saja tidak boleh sembarangan. Untuk itu, muslim yang hendak menikah disyaratkan oleh Allah dalam ajaran Islam untuk memilih jodoh yang sesuai. Secara umum, terdapat beberapa syarat dalam nikah yang perlu Anda ketahui, di antaranya adalah :
a. Islam
b. Tidak ada paksaan baik di antara calon pengantin laki – laki dan perempuan
c. berakal
d. baligh
e. merdeka
f. tidak sedang dalam keadaan ihram haji atau pun umroh

BACA JUGA :  Penjelasan dan pengertian nikah menurut islam

Syari’at Islam menentukan beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh kedua calon mempelai yang sesuai dan berdasarkan ijtihad para ulama, di antaranya adalah sebagai berikut :
a. Syarat bakal suami
– Islam
– Lelaki yang tertentu
– Bukan lelaki mahram dengan bakal istri
– Mengetahui wali yang benar bagi akad nikah
– Bukan dalam ihram haji atau pun umrah
– Menikah karena kerelaan sendiri dan bukan karena paksaan
– Tidak mempunyai empat orang istri yang sah dalam satu waktu
– Mengetahui bahwa wanita yang hendak dinikahi adalah sah untuk dijadikan istri
b. Syarat bakal istri
– Islam
– Wanita yang tertentu
– Bukan wanita mahram dengan bakal suami
– Mengetahui wali yang benar bagi akad nikah
– Bukan dalam ihram haji atau pun umrah
– Menikah karena kerelaan sendiri dan bukan karena paksaan
– Tidak dalam masa idah
– Bukan istri orang

Tujuan Nikah

rukun pernikahan ala islam

Dalam Islam, ada beberapa tujuan yang bisa dicapai dan dirasakan manfaatnya. Berikut tujuan pernikahan dalam Islam, di antaranya adalah :

  • Sebagai ibadah dan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.
    Di dalam pernikahan itu penuh dengan ibadah apabila dilakukan dengan tulus dan ikhlas karena Allah dan sesuai syariatnya. Ibnu Abbas ra berkata : “Menikahlah karena sesungguhnya satu hari dalam pernikahan lebih baik dari ibadah seribu tahun.”
  • Untuk menyempurnakan separuh agama
    Rasulullah SAW bersabda : “Jika seseorang menikah berarti dia telah menyempurnakan separuh agamanya. Maka bertakwalah pada paruh yang lain.”
  • Untuk menjalankan sunah Rasul
    Sesungguhnya Rasul telah memberikan teladan, contoh dan anjuran pada umatnya untuk mengikuti sunah – sunahnya. Menikah adalah salah satu yang harus kita perhatikan, karena di dalam sebuah pernikahan terdapat banyak kenikmatan dan ibadah.
BACA JUGA :  Nikah siri dalam islam beserta penjelasannya

Hukum Nikah

syarat nikah

Berikut ini adalah hukum – hukum dari pernikahan dalam Islam, di antaranya adalah :

  • Hukum pernikahan yang wajib
    Pernikahan hukumnya wajib bagi seseorang yang telah mampu secara finansial dan juga memiliki risiko jatuh ke dalam perzinaan.
  • Hukum pernikahan yang sunnah
    Hukum pernikahan menjadi sunnah apabila seseorang telah mamu secara finansial namun masih tidak merasa takut jatuh kepada jurang perzinaan, juga karena usianya yang masih muda atau pun lingkungannya yang baik ddan kondusif
  • Hukum pernikahan yang haram
    Ada dua hal utama yang membuat seseorang diharamkan untuk menikah. Pertama, tidak mampu memberi nafkah, dan kedua tidak mampu melakukan hubungan seksual kecuali bila dia telah berterus terang sebelumnya dan calon istrinya mengetahui dan menerima keadaannya.
  • Khilaful Aula
    Hukum pernikahan dalam Islam dapat menjadi khiaful aula apabila hanya memenuhi salah satu syarat, misalnya seseorang memiliki keinginan untuk menikah akan tetapi tidak memiliki bekal yang cukup atau pun sebaliknya.

Banyak sekali ketentuan ketentuan atau syarat serta rukun dalam pernikahan, seperti cara penyebutan ijab kabul, susunan acara akad nikah, penyebutan mahar emas yang sering menjadi bahan diskusi bagi para keluarga, serta macam – macam mahar yang akan diberikan pada pihak wanita oleh pengantin laki-laki. Demikian informasi yang dapat carapdkt.net berikan pada kesempatan kali ini tentang apa sajakah hukum dan rukun serta syarat dalam pernikahan secara islam yang ada di Indonesia.

Leave a Reply