Beberapa Mitos yang Salah Mengenai Jerawat

Beberapa Mitos yang Salah Mengenai Jerawat – Jerawat adalah salah satu masalah wajah yang sangat menjengkelkan. Kehadiran jerawat yang bercokol di area wajah, membuat kepercayaan diri anda berkurang. Wajah yang mulus dan putih bersih saat remaja, tiba-tiba hilang dengan adanya bintik yang sangat tak nyaman dipandang. Jerawat bisa terjadi karena berbagai sebab, dan berbagai cara pengobatan juga dapat digunakan untuk mengobati jerawat ini. Tapi adakalanya, berbagai mitos yang salah tentang jerawat membuat orang salah dalam menilai penyebab jerawat. Sehingga langkah yang mereka lakukan untuk mencegah jerawat atau mengobati jerawat juga salah dan kurang tepat. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini kami akan berbagi informasi tentang Beberapa Mitos yang Salah Mengenai Jerawat yang telah kami rangkum untuk anda.

Mitos Tentang Jerawat

Mitos tentang Jerawat

gadis cantik tanpa jerawat di wajahnya

Seperti yang kita tahu, jerawat timbul karena adanya bakteri yang menyebabkan jerawat ini. Bakteri tersebut menyumbat pori-pori sehingga terjadi peradangan yang berakibat pada jerawat. Banyak yang bilang, bahwa jerawat akan sembuh dengan sendirinya. Karena tubuh kita secara otomatis mampu melawan peradangan yang terjadi. Tapi ini mitos yang salah.

Karena jika masalah jerawat tidak segera anda atasi, maka akan meninggalkan bekas jerawat yang sangat mengganggu. Seperti noda hitam, jaringan parut, atau terlihat seperti berlubang. Dan bekas seperti ini biasanya sangat sulit untuk dihilangkan. Maka sebaiknya anda obati jerawat dengan segera sebelum semakin parah.

Jerawat Hanya Karena Masa Puber?

Sering kali kita mendengar jika jerawat yang timbul dikarenakan masa puber yang sedang dialami. Sehingga masa puber selalu dijadikan kambing hitam ketika ada orang yang mengalami jerawat. Memang benar masa puber adalah masa paling rawan, tapi bukan berarti anggapan tersebut sepenuhnya tepat.

BACA JUGA :  Ini Dia Latihan Untuk Mengurangi Kerutan Pada Kulit Wajah

Karena pada faktanya, menurut sebuah penelitian yang dilakukan, jerawat dapat menyerang siapa saja. Bahkan antara umur 20 hingga 52 tahun, juga masih beresiko terserang jerawat. Jadi mitos di atas tak dapat dibenarkan.

Kulit Kotor Penyebab Jerawat?

Banyak orang yang menghubungkan antara jerawat dan kulit kotor sebagai penyebabnya. Mereka beranggapan, kotoran yang ada pada kulit dapat masuk ke dalam pori-pori sehingga menyumbat pori lalu menimbulkan jerawat. Istilah ini tidak tepat.

Karena pada faktanya jerawat terjadi karena bakteri yang bernama Propionibacteria acnes. Bakteri inilah yang dapat menutup pori-pori kulit sehingga menyebabkan peradangan. Debu yang menempel pada kulit hanya sarana mempermudah bakteri untuk menempel pada kulit anda. Karena bakteri biasanya sangat menyukai tempat-tempat yang lembab dan kotor.

Rutin Mencuci Wajah dapat Menjauhkan Jerawat?

Sebenarnya mitos ini masih ada hubungan dengan mitos di atas, bahwa debu dan kotoran yang menempel di wajah dapat menjadi factor timbulnya jerawat. Maka sebagian orang ada yang melakukan langkah ekstrim dengan mencuci wajah mereka secara rutin ketika dirasa kotor menggunakan pembersih wajah.

Tapi mitos ini juga salah, bahkan dapat berakibat buruk bagi kulit. Jika ternyata anda memilih pembersih wajah dengan kandungan kimia yang salah, maka akibatnya akan semakin parah. Karena tiap kulit memiliki karakter yang berbeda sehingga harus pintar-pintar memilih pembersih yang sesuai.

BACA JUGA :  Begini Nih Cara Kerja Vitamin C Untuk Mencerahkan Kulit

Usahakan memilih pembersih wajah yang lembut dan memiliki kandungan Salicylic acid atau Benzoyl peroxide. Gunakan dengan semestinya dan jangan terlalu sering. Sebab dapat menghilangkan minyak alami kulit sehingga membuat kulit wajah anda menjadi kering dan mudah iritasi.

Sinar UV Dapat Mengobati Jerawat?

Banyaknya kabar yang beredar yang menyatakan treatment penyinaran dengan sinar Ultra Violet dapat digunakan untuk mengobati jerawat. Tentu saja ini mitos yang sangat salah. Karena sinar UV hanya malah akan berdampak buruk bagi kulit anda dan tak mampu mengobati jerawat.

Jangan tertipu dengan mitos ini..!! Karena resiko yang akan anda alami malah lebih besar. Selain dapat membuat kulit wajah anda menjadi kering, juga dapat memicu terjadinya penuaan dini serta kanker kulit.

Mengobati Jerawat Dengan Uap?

Terapi kecantikan dengan menggunakan uap, dipercaya mampu membuka pori-pori dan membunuh bakteri penyebab jerawat sehingga jerawat akan sembuh. Mitos ini salah. meski penguapan yang dilakukan dapat membuka pori-pori, akan tetapi justru dapat mempermudah bakteri dan kotoran masuk ke pori-pori dan ahirnya terperangkap. Hal ini justru dapat memperbesar resiko jerawat yang bisa timbul.

Beberapa Mitos Yang Salah Mengenai Jerawat ini sebaiknya anda hindari agar dapat dilakukan penanganan yang tepat. Jangan mudah percaya pada kabar-kabar yang ada tanpa terlebih dulu mencari tahu kebenaranya. Semoga ulasan kami dapat memberikan informasi yang bermanfaat untuk anda.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.