Hukum Nikah dalam Islam Yang Menarik

Hukum Nikah dalam Islam – Agama Islam, merupakan agama yang lengkap dengan segala macam urusan, yang telah diatur dan memiliki ketentuan, termasuk dalam hal pernikahan. Urusan dan detail – detail pernikahan mulai dari yang sederhana sampai yang rumit sekali pun sudah diatur dalam Islam secara terperinci. Setiap orang yang normal dan dewasa pastilah menginginkan pernikahan, namun sebelum menikah setiap muslim hendaknya mengetahui terlebih dahulu berbagai ilmu yang harus dipersiapkan. Pastikan bahwa niat menikah sudah benar, setidaknya ada 13 tujuan nikah yang harus diniatkan agar setelah menikah mendapat keharmonisan dalam rumah tangga dan dapat menghadapi rumah tangga yang bahagia, simak hukum nikah dalam islam dibawah ini.

Hukum Nikah dalam Islam Yang Harus di Ketahui

syarat nikah dalam islam

Dalam menentukan persoalan hukum nikah, para ulama menemukan bahwa ternyata menikah itu terkadang bisa menjadi sunnah, namun bisa pula berhukum wajib atau bisa saja menjadi mubah. Semua akan sangat bergantung dari situasi dan kondisi seseorang dan permasalahannya. Apa dan bagaimanakah hal itu bisa terjadi?
Berikut ini adalah hukum – hukum dari pernikahan dan perjanjian dalam Islam, di antaranya adalah :

  • Hukum pernikahan yang wajib
    Pernikahan hukumnya wajib bagi seseorang yang telah mampu secara finansial dan juga memiliki risiko jatuh ke dalam perzinaan.
  • Hukum pernikahan yang sunnah
    Hukum pernikahan menjadi sunnah apabila seseorang telah mamu secara finansial namun masih tidak merasa takut jatuh kepada jurang perzinaan, juga karena usianya yang masih muda atau pun lingkungannya yang baik dan kondusif
  • Hukum pernikahan yang haram
    Ada dua hal utama yang membuat seseorang diharamkan untuk menikah. Pertama, tidak mampu memberi nafkah, dan kedua tidak mampu melakukan hubungan seksual kecuali bila dia telah berterus terang sebelumnya dan calon istrinya mengetahui dan menerima keadaannya.
  • Khilaful Aula
    Hukum pernikahan dalam Islam dapat menjadi khiaful aula apabila hanya memenuhi salah satu syarat, misalnya seseorang memiliki keinginan untuk menikah akan tetapi tidak memiliki bekal yang cukup atau pun sebaliknya.
BACA JUGA :  Cara Mengurus Surat Nikah Mudah dan Tanpa Ribet

Tujuan Nikah dalam Islam

tujuan pernikahan dalam islam

Ada banyak sekali manfaat yang dapat diperoleh dari sebuah pernikahan. Dalam Islam, ada beberapa tujuan yang bisa dicapai dan dirasakan manfaatnya. Berikut tujuan – tujuan pernikahan dalam Islam, di antaranya adalah :

  • Sebagai ibadah dan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.
    Di dalam pernikahan itu penuh dengan ibadah apabila dilakukan dengan tulus dan ikhlas karena Allah dan sesuai syariatnya. Ibnu Abbas ra berkata : “Menikahlah karena sesungguhnya satu hari dalam pernikahan lebih baik dari ibadah seribu tahun.”
  • Untuk menyempurnakan separuh agama
    Rasulullah SAW bersabda : “Jika seseorang menikah berarti dia telah menyempurnakan separuh agamanya. Maka bertakwalah pada paruh yang lain.”
  • Untuk menjalankan sunah Rasul
    Sesungguhnya Rasul telah memberikan teladan, contoh dan anjuran pada umatnya untuk mengikuti sunah – sunahnya. Menikah adalah salah satu yang harus kita perhatikan, karena di dalam sebuah pernikahan terdapat banyak kenikmatan dan ibadah.

Syarat Pernikahan dalam Islam

Untuk melangsungkan pernikahan, hal yang perlu dipersiapkan adalah jodoh dalam Islam tentu saja tidak boleh sembarangan. Pasangan yang dipilih nantinya akan bersama – sama mengarungi bahtera rumah tangga, menyesuaikan visi dan misi keluarga, dan salah satunya dengan pondasi agama. Untuk itu, muslim yang hendak menikah disyaratkan oleh Allah dalam ajaran Islam untuk memilih jodoh yang sesuai, dan syarat – syarat tersebut, di antaranya adalah sebagai berikut :

  • Wali nikah
    Wali nikah adalah orang yang berhak mengawinkan seorang wanita
  • Istri
    Rukun nikah atau rukun perkawinan yang lainnya adalah istri. Siapa saja boleh dijadikan sebagai istri, demi tercapainya rumah tangga yang sakinah, mawaddah warahmah.
  • Suami
    Rukun nikah yang selanjutnya adalah suami. Sebagaimana istri, dalam islam tidak semua pria bisa menjadi suami.
  • Dua orang saksi
    Dua orang saksi merupakan rukun nikah yang harus dipenuhi. Sebuah pernikahan tidak akan sah apabila tidak ada dua orang saksi yang memenuhi syarat.
  • Akad ijab kabul
    Akad ijab kabul nikah adalah rukun nikah yang paling menentukan dalam pernikahan yang membuat sesuatu yang tadinya haram menjadi halal
BACA JUGA :  5 Hal Positif Jika Menikah Dengan Yang Belum Lama Dikenal

Hukum nikah, tujuan dan persyaratan pernikahan dalam islam merupakan hal yang wajib diketahui oleh semua muslim, terutama bagi mereka yang ingin melangsunkan pernikahan. Semoga artikel kali ini yang bertema hukum nikah dalam islam dapat berguna bagi kita semua.

Incoming search terms:

  • cara pdkt yang halal

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.