Cerita Cinta : Dipuja tidak terbang, Dicerca tidak tumbang

Cerita Cinta

Dipuja tidak terbang,
Dicerca tidak tumbang…

www.carapdkt.net

Curhat Cewek Cantik

Untuk Ibu yang merindu,

Hai bu. Apa kabarmu di sana? Sudah hampir setahun setelah perjumpaan terakhir kita. Apa tanaman yang kutanam di tanah kuburmu tumbuh dan melindungimu dari terik matahari jahat? Ah. Masih ingat rasanya bagaimana lemasnya lututku saat membacakan yasin di depan makammu untuk pertama kali seumur hidupku. Bagaimana perasaanmu waktu itu? Aku jadi rindu Bangka, tanah pusaka persada, tumpah darah, ranah serumpun sedulang.

Bu, aku mungkin jarang bercerita kepadamu. Tetapi sesuai janjiku, aku akan lebih rutin mengirim surat untukmu, melalui blog ini, melalui gelombang internet yang aku harapkan mampu menyampaikan segala rindu dan baktiku untukmu.

Ini video klip Mars Garuda yang aku buat bersama Asa, wanita bermata teduh yang kuceritakan. Aku juga membuat karya ini dengan Kecap sahabatku. Karya kami sangat sederhana bu, aku coba iseng-iseng mengirimnya pada kompetisi video klip mars Garuda tingkat nasional 2012. Dan kami juara 1! iya bu, anakmu juara 1. Perasaanku seperti memeluk gunung, tidak mungkin, tapi terjadi, dan nyata. Karena ini karya pertamaku dengan bersama Asa.

BACA JUGA :  Alasan Pria Mencium Wanita Yang Bukan Kekasihnya

Anakmu juga masuk koran kedaulatan rakyat loh bu! Selain itu juga disiarkan oleh stasiun televisi lokal. Senang rasanya. Meski aku agak kepikiran juga, kenapa orang banyak yang merasa gembira masuk koran padahal banyak kalangan yang skeptis dengan media massa? haha. Masa bodoh. Terlalu banyak berpikir bisa membuatku botak lebih awal. Bisa-bisa nanti Asa lari ke pelukan laki-laki lain. :'(  << malah kepikiran lagi.

Fakta Unik Cinta

Ini bukan piala pertamaku, tetapi juga bukan yang terahir. Piala hanya wujud apresiasi fisik. Tidak ada gunanya jika tidak menjadi titik tumpuku untuk terbang lebih tinggi, bersama Asa, bersama mimpi-mimpi yang kami bicarakan setiap hari.

10 tahun hidup dalam penjara berterali aturan ibu tiri sudah membuatku muak bu. Sekarang saatnya terbang, saatnya untuk berbuat baik, untuk mewujudkan mimpi-mmpi.  Tapi ibu jangan marah sama istri bapak yang baru, dia sebenarnya orang baik, hanya saja perangainya membuat hampir semua orang yang kukenal tidak nyaman (kecuali saudara-saudaranya). Ya bu, tua itu pasti, tapi dewasa itu pilihan. Tentu saja Ibu perkecualian, ibu selamanya akan tetap berusia 25 tahun. Haha. Tapi ibu tidak pernah mati dalam ruang spasial dan jeda quantum waktu yang disisakan nafasku. Ibu selalu ada sebagai penyeimbang ritme. Dan aku meminta restu untuk hidup bersama Asa nantinya, wanita bermata teduh itu.

BACA JUGA :  Diary Nisa : Oktober Kedua Puluh dan Musim Hujan

CERITA CINTA : BURUNG YANG TAK BISA TERBANG

Asa mengajarkanku tentang bagaimana memanusiakan manusia, tersenyum kepada setiap orang, menghargai, berempati, mengalah, dan bersikap santun. Karakter yang sangat sangat sangat kontradiktif dengan yang selama 10 tahun ditunjukkan oleh istri bapak yang baru. Sekali lagi, ibu jangan marah sama dia, karakter orang kan beda-beda, toh jika pun aku mendendam juga tidak akan mengoreksi masa lalu.

Gitu dulu ya bu,

kalau sempat aku kirimi surat-surat lagi.

Anakmu yang merindu,

Dipa

Cerita Cinta : Dipuja tidak terbang, Dicerca tidak tumbang

Leave a Reply