Bagaimana Hukum Nikah Siri Tanpa Izin Istri Pertama

Nikah Siri – Wah lagi heboh banget nih memang perihal pernikahan siri, pernikahan yang dilindungi dalam naungan agama Islam ini memang kerap kali dilakukan oleh sebagian orang yang ingin menikah namun tidak memiliki biaya yang besar, atau banyak hal lainnya yang beragam. Hukum nikah siri tanpa izin istri pertama memang kerap kali dipertanyakan, karena sering kali lelaki yang melakukan nikah siri justru tidak diketahui oleh istri pertamanya.

Sebelum masuk dalam pembahasan kita harus mengetahui terlebih dahulu apa itu yang dimaksud dengan pernikahan siri, jika diliat secara harfiah bahwa pernikahan siri adalah pernikahan yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi, namun bukan berarti tidak diketahui oleh pasangan, arti kata sembunyi-sembunyi disini adalah ke legalitasannya di bawah hukum negara, bukan sembunyi-sembunyi dibalik istri pertama. Dalam pernikahan diri juga kedua calon mempelai haruslah memenuhu syarat-syarat yang telah ditentukan sebelumnya, karena pernikahan adalah suatu hal yang sakral dan tidak boleh dilakukan dengan penuh kesia-siaan dan asal-asalan, oleh karenanya pernikahan siri tetaplah harus sesuai dengan syariat agama Islam yang telah ditentukan.

Hukum Nikah Siri Tanpa Izin Istri Pertama

Hukum Nikah Siri Tanpa Izin Istri Pertama

Dalam pernikahan siri juga masalah perizinan jika si calon mempelai pria telah berstatus menikah tentunya sebagai lelaki yang baik harusnya meminta izin terlebih dahulu kepada sang istri pertama, mengapa demikian? Hal itu sebagai bentuk penghargaan pada seorang istri, misalnya ada lelaki yang sudah berstatus menikah dan berkeinginan untuk menikah lagi dengan perempuan lain secara siri karena isteri pertama tidak dapat memberikan momongan, nah adab yang baiknya sih suami harus mendapatkan izin dari istri yang pertama, hal itu akan membuat istri jauh lebih dihargai dan tidak terlalu sakit ketika mengetahui fakta yang dilakukan oleh suaminya dibelakang dirinya.

BACA JUGA :  Syarat Nikah di KUA Yang Harus Dipersiapkan Oleh Pengantin

Sebenarnya hukum nikah siri tanpa izin isteri pertama boleh saja dilanjutkan pernikahan sirinya, namun lagi-lagi ditekankan apakah kalian tega membuat hati seorang wanita terluka? Coba bayangkan jika itu terjadi pada ibu atau anak perempuan kalian.
Setelah suami hukum meminta izin untuk menikah siri dengan wanita lain kepada istri pertamanya dan ternyata tidak di izinkan karena alasan permasalahan hati yang tidak rela diduakan sebaiknya tidak usah dilakukan, apalagi jika motif menikah siri hanya untuk mendapatkan kepuasan semata tanpa ada unsur membantu, maksudnya ada beberapa kasus yang terjadi bahwa ada seorang laki-laki yang sudah berstatus menikah dan memiliki isteri dan anak terpaksa harus menikah siri dengan wanita lain karena si wanita tersebut sangat membutuhkan pertolongan pria tersebut, pria itu dapat meminta izin kepada isteri pertamanya dengan penuh kelembutan dan pengertian, serta pria yang sudah bulat memutuskan menikah siri dengan wanita lain seharusnya sudah tertanam dalam dirinya rasa keadilan.

Karena hukum nikah siri tanpa izin isteri pertama sebenarnya sah-sah saja namun ya kembali lagi, jika pria itu baik maka ia tidak mungkin tega melakukan hal tersebut di belakang isterinya. Hal ini bukan menjatuhkan martabat seorang wanita, walaupun dalam Islam izin dari isteri pertama bukanlah tolak ukur sah atau tidaknya perkawinan, akan tetapi disini lebih ditekankan adabnya.

BACA JUGA :  Nikah Siri Online

Bahwa pria yang sudah bertekad untuk menikah siri dengan perempuan lain seharusnya mereka dapat berbuat adil pula terhadap semua isterinya nanti, namun jika pria itu nikah siri dengan perempuan lain secara diam-diam apakah pantas untuk diberikan label lelaki baik-baik? Karena lelaki yang baik pastinya akan berpikir ke depan dan tidak asal mengambil keputusan.

Namun dari pembahasan diatas dapat kita simpulkan bahwa pernikahan siri walaupun tanpa izin dari istri pertama di perbolehkan namun tidak semua hubungan seperti itu akan berjalan dengan baik? apalagi jika istri pertama sampai mengetahui dan dapat dipastikan dia akan sangat terlukan hatinya. Manusia memang diciptakan dengan akal fikiran yang baik, namun dapatkah kalian para lelaki bisa berlaku adil kepada istri – istri kalian sama halnya seperti Nabi Muhammad SAW?

Leave a Reply