Sisi Positif Negatif Berteman Dengan Mantan

Sisi Positif Negatif Berteman Dengan Mantan. Tidak semua orang dapat menganggap bahwa setelah hubungan yang dijalin berakhir, maka orang yang pernah mengisi hari-harinya atau menjadi cintanya itu kini hanya menjadi seorang teman biasa atau sahabat saja.

Sisi positif  Berteman dengan mantan

Sisi Positif Negatif Berteman Dengan Mantan

Baca CARA PDKT WANITA YANG BARU PATAH HATI

Pada umumnya setelah putus, seseorang akan lebih menjauhi dan tidak mau melakukan banyak interaksi lagi dengan sang mantan. Hal itu dikarenkan akan ada rasa canggung dan kikuk untuk menjadi seorang teman, lebih-lebih menjadi sahabat, setelah segala hal dilakukan berdua di masa masih berpacaran atau menikah.

Sisi positif  Berteman dengan mantan

Jika kamu sudah menyatakan siap atau tidak mempermasalahkan untuk mengubah status pacar atau suami/istri menjadi teman atau sahabat, maka akan ada beberapa hal yang dapat menguntungkan diri sendiri.

Contohnya saja, ketika kamu galau atau sedang tidak enak hati dan tidak tahu harus melakukan sharing kesedihan atau curhat, maka tidak ada salahnya untuk pergi ke mantan kamu itu untuk mengeluarkan uneg-uneg. Kenapa harus dia? Karena memang mantan adalah orang terdekat denganmu sebelum dia menjadi teman atau sahabat. Tentunya karena terdekat, maka dia mengetahui apa yang tidak diketahui orang lain termasuk urusan hati dan perasaan.

sisi positif berteman dengan mantan pacar

Selain itu, akan menjadi suatu hal yang cukup lucu jika kamu tiba-tiba memutuskan segala hal dengan mantan setelah tanda bubaran dikibarkan. Apalagi proses putusnya hubunganmu dengan si dia adalah dilakukan dengan baik atau tidak saling menyakiti perasaan karena sudah terjadi kesepakatan berdua.

Dengan tetap menjalin hubungan baik dengan mantan, maka hal tersebut menunjukkan bahwa kamu orangnya toleran, dewasa dan mudah berdamai dengan diri sendiri atau juga masa lalu. Memang sih, jarang ada orang yang dapat melakukannya, namun bukan berarti hal itu tidak dapat dilakukan, bukan?

Baca SAAT PDKT SEORANG PRIA SELALU GALAU WANITA PERLU TAU

Sisi positif  Berteman dengan mantan atau sahabat

Jika hubunganmu dan si dia harus berakhir dengan cara baik-baik saja, maka segala hal juga akan baik-baik saja ke depannya. Namun bagaimana jika putusnya itu dengan tidak baik, contohnya munculnya perselingkuhan, pertengkaran hebat atau juga hal-hal lain yang tidak mengenakkan. Tentunya untuk menjadikan mantan sebagai teman atau sahabat akan terasa sangat sulit.

Bahkan dengan tetap terhubungnya mantan dengan kehidupanmu, tidak menutup kemungkinan ada kata kembali menjadi satu lagi, setelah semua hal yang buruk menimpamu di masa lalu, saat masih bersamanya. Walaupun everybodys changed, namun sulit rasanya untuk dapat menghapus rasa sakit yang pernah ditorehkan terlalu dalam dan menjadi satu hal yang sangat wajar jika ada rasa trauma untuk kembali menjalani hidup bersamanya.

Tidak hanya itu saja, dengan menjadikan mantan sebagai teman atau sahabat, bagi kamu-kamu yang susah move on, maka keinginan untuk beralih ke lain hati dan membuka pintu kepada yang lain juga akan sulit tercapai. Bahkan, akan ada rasa cemburu yang besar, ketika sang mantan tiba-tiba datang dan memperkenalkan pasangan barunya kepadamu. Dan tentunya kamu tidak bisa berbuat apa-apa, bukan? Karena memang si dia bukan lagi milikmu.

Simak

UNGKAPAN HATI YANG TERLUKA OLEH KEKASIH

Trus, apa yang harus dilakukan jika sang mantan adalah rekan satu pekerjaan?

Jika kamu orangnya profesional dan tidak mencampuradukkan antara masalah personal dan profesional, maka bukan suatu hal yang aneh, sulit atau tidak wajar untuk tetap menjalin hubungan dengan sang mantan di tempat kerja.

Akan menjadi satu kerugian bagi diri sendiri, khususnya bagi perusahaan di mana kamu bekerja, jika sedikit-sedikit baper dan tidak mau melakukan aktivitas jika ada atau bersama dengan sang mantan. Oleh karenanya, tetaplah bersikap profesional dan anggaplah si dia adalah rekan sekerja seperti yang lain. Memang akan sedikit lebih sulit sih, apalagi jika waktu putus kamu dengan sang mantan masih tergolong baru, tapi bukan berarti hal itu tidak bisa dilakukan, bukan?

cewek cantik chinese tionghoa

Lantas, apakah masih perlu untuk berteman atau menjalin persahabatan dengan mantan?

Untuk hanya sekadar menyambung tali silaturahmi, why not? Tidak disalahkan apalagi sampai muncul fatwa haram dalam melakukannya. Semua bebas dilakukan karena hal tersebut tentunya di semua agama juga menyarankan, bukan?

Namun untuk menjawab pertanyaan tersebut, tentunya akan kembali ke pribadi masing-masing. Siapkah kamu untuk melakukannya? Akan ada banyak jawaban dan alasan mengenai pertanyaan di atas.

Apa yang harus dilakukan jika sebelum benar-benar menjadikan mantan sebagai teman?

Jika kamu sudah memutuskan untuk menjadi sang mantan sebagai teman atau sahabat, maka selain harus benar-benar sudah move on dari segala bayangan masa lalu ketika kalian masih bersama, ada beberapa hal lain lagi yang harus kamu lakukan.

  1. Pastikan sang mantan juga sudah move on dan berdamai dengan dirinya sendiri, terutama dengan perasaanmu
  2. Siap dan bersedia menutup segala kemungkinan untuk kembali jatuh cinta lagi dengannya
  3. Jujur dengan diri sendiri, apakah kamu masih memiliki perasaan atau cinta kepadanya atau tidak?
  4. Apakah ada keuntungan dan kerugian jika harus berteman dengan mantan?
  5. Selain rasa cinta, masihkah ada rasa cemburu yang nantinya muncul jika kamu melihatnya dengan pasangan barunya?
  6. Meyakinkan diri bahwa dirimu lebih bahagia tanpa dirinya
  7. Menyadari bahwa memang dia bukan milikmu dan kamu bukan miliknya lagi

Dengan memperhatikan poin-poin di atas, tentunya akan menjadikan dirimu lebih solid dan tahan mental ketika pada akhirnya memutuskan untuk menjadikan mantan sebagai seorang teman atau terlebih menjadi sahabat.

cewek cantik

Apa yang harus dilakukan setelah memutuskan untuk menjadikan mantan sebagai teman?

Tentunya seperti orang atau teman biasa pada umumnya. Kamu tidak perlu memberikan ruang khusus atau men-spesialkan mantanmu tersebut ketika dia sudah berstatus menjadi teman atau sahabat. Dia akan kembali sebagai orang di luar ‘pagarmu’ yang hanya boleh masuk jika kamu perbolehkan atau izinkan saja.

Selain itu, bukan dengan maksud untuk membuatnya cemburu atau membalas dendam, akan tetapi ada baiknya untuk memperkenalkan pasangan barumu ke dia yang pernah mengisi hari-harimu. Begitu pula dengannya, cobalah untuk mengenal pasangan barunya ketika kamu dan dia sudah resmi berstatus sebagai teman saja.

Hal ini berfungsi untuk menghilangkan rasa canggung, minder atau sejenisnya ketika hanya berduaan saja dan juga untuk memberikan gambaran bahwa, you’re not her/his love anymore, begitu pula sebaliknya.

Dengan memangkas segala hal yang dapat membuat baper, maka ketika akan berinteraksi sampai dengan membangun usaha bersama dengan mantan yang dulunya sempat dibicarakan saat masih berstatus berpacaran dapat dilakukan dengan mudah dan nyaman.

Satu lagi yang perlu diingat, kamu bukanlah miliknya lagi atau dia bukan milikmu lagi, jadi stop being like psycho dengan melakukan stalking di akun-akun sosial media sang mantan. Bertindaklah sewajarnya dan anggaplah si dia tidak pernah memiliki hubungan spesial denganmu, walaupun pada kenyataanya memang ada sebelumnya.

Baca

CARA BENAR PDKT LEWAT BBM WANITA IDAMAN

Nah, untuk menjawab pertanyaan,

Sisi Positif Negatif Berteman Dengan Mantan

dengan mengambil atau berdasarkan poin-poin di atas, maka jawaban dan keputusan tetap ada di tangan setiap orang. Jawaban tersebut juga akan beragam, tergantung bagaimana seseorang mensikapinya.

Yuk Bagikan Artikelnya

Incoming search terms:

  • cukup berteman dengan mantan
  • Hal negatif dan positif dari move on

Leave a Reply